Selasa, 16 Mei 2017

7 Karakteristik dan Kualitas Seorang Guru yang Baik

Setiap guru ingin menjadi guru yang baik, tapi apakah menjadi "guru yang baik" hanya sebuah mitos?
Mengajar seringkali menjadi pekerjaan yang menguntungkan dan memuaskan bagi orang yang gemar mengajar. Saya juga seorang guru, meskipun saya tidak menganggap diri saya sebagai guru yang sangat baik, tapi saya tahu satu hal bahwa sebagian besar siswa saya mencintai saya, dan saya kira ini adalah titik di mana hal baik mulai terjadi.Sering saya memikirkan apa karakteristik seorang guru yang baik dan bagaimana saya bisa melakukannya? Atau karakteristik dan kualitas apa yang dimiliki oleh seorang guru yang baik? 

Setelah mencari-cari dan mengamati, saya menemukan beberapa kualitas yang menurut saya paling relevan bagi seseorang yang terlibat dalam pekerjaan mengajar. Saya percaya jika seorang guru memiliki karakteristik dan kualitas berikut, dia bisa menjadi guru yang sangat baik.

1. Keramahan.Menurut saya karakteristik terpenting seorang guru yang baik adalah bersikap ramah dan menyenangkan dengan murid-muridnya. Ini adalah nilai tambah jika murid-muridnya dapat berbagi masalah dengan dia, tanpa merasa takut atau ragu. Saya pikir jika siswa selalu memikirkan guru mereka sebagai musuh (dalam arti yang lucu sekalipun: p). mereka tidak akan pernah bisa dekat satu sama lain, Coba bayangkan ketika dulu Anda menjadi siswa, berapa banyak guru yang Anda sukai yang TIDAK ramah, dan agak sombong dan kasar?

2. Kepribadian yang BaikSeorang guru yang baik memiliki kepribadian yang sangat baik. Siswa selalu tertarik pada guru dengan kepribadian baik yang mengarah pada komunikasi, pemahaman, dan hasil yang baik. Setiap orang bisa memiliki kepribadian yang baik, layak, menyenangkan, dan rapi. Hal ini bisa dimulai dengan hal kecil misalnya berpakaian yang sopan dan baik, wangi, dan bersikap sedikit lembut dan baik hati. Itu saja.

3. Pengetahuan yang mendalam dan pendidikan yang hebatKarakteristik penting lain dari seorang guru yang baik adalah pengetahuan dan pendidikannya sendiri. Ada pepatah bahwa 'seorang guru hanya sebaik pengetahuannya.' Bagaimanapun, dia sedang melakukan pekerjaan guru, yaitu mengajar. Jika dia sendiri tidak memiliki pengetahuan tentang topik tertentu yang dia ajarkan, dia tidak akan pernah membuat nama untuk dirinya sendiri. Jadi, menjadi guru mulailah dengan pendidikan dan pengetahuan serta keahlian bagus; karena ini adalah tugas moral.

4. Seorang Komunikator yang BaikSalah satu karakteristik penting dari seorang guru yang baik adalah kemampuan komunikasinya. Dia harus menjadi pembicara yang sangat baik. Karakteristik ini akan memberi manfaat dalam beberapa cara. Sebagai contoh:
  • Jika kemampuan berkomunikasinya bagus, dia bisa menyampaikan ceramahnya dengan keterampilan dan hasil yang lebih baik.
  • Jika dia adalah seorang pembicara yang baik, kekuatan kelasnya meningkat secara otomatis. siswa akan senang mendengar guru yang bisa berbicara cukup baik. Namun akan selalu ada kekurangan akan hal ini. 

5. Seorang Pendengar yang BaikSelain sebagai komunikator yang baik, guru yang baik juga harus memiliki karakteristik menjadi pendengar yang lebih baik. Seperti ada pepatah Turki:"Jika berbicara adalah perak, maka dengarkan adalah emas."Ingat, pendengar yang baik akan selalu memiliki banyak teman dan penggemar. Karena orang tidak mau mendengar setiap saat, mereka membutuhkan orang yang bisa mendengarkan mereka juga. Dan ketika seorang guru yang baik mengembangkan kualitas ini dalam dirinya, dia mulai menjadi guru yang hebat.

6. Rasa humor yang baikGuru yang baik juga harus memiliki kualitas dan karakteristik untuk memiliki selera humor yang baik. Ini adalah fakta logis bahwa seseorang pada umumnya mengajarkan generasi berikutnya dan karena mereka lebih muda dari pada profesor, mereka juga diharapkan lebih banyak bersenang-senang di kelas. Jadi, guru yang baik adalah orang yang bisa mengikuti selera humornya, dan dengan kemampuan dan kepribadian komunikasi yang kuat, juga bisa menjaga disiplin kelas.

7. KebaikanYang terakhir tapi jelas salah satu ciri paling penting untuk dimiliki. Guru harus menjadi orang yang lembut, baik hati, sopan, dan baik hati. Siswa harus mencintainya, dan saat mereka mencintainya, mereka mengidolakannya. Kemudian akhirnya, mereka akan menghormatinya, akan mengerjakan pekerjaan rumah, dan akhirnya akan membawa hasil dan hasil yang lebih besar.


Jadilah lembut, baik hati, hati-hati.
Continue reading 7 Karakteristik dan Kualitas Seorang Guru yang Baik

Senin, 20 Maret 2017

Simulasi 3 UNBK Gladi Bersih

Hari ini, Senin 20 Maret 2017 kembali berlangsung simulasi ujian nasional berbasis komputer (UNBK) untuk tingkat SMP.

Simulasi ketiga atau juga disebut sebagai simulasi gladi bersih adalah  simulasi yang diadakan sebagai persiapan akhir menuju ujian nasional berbasis komputer sesungguhnya yang akan dilaksanakan pada tanggal 2 Mei 2017 yang akan datang.

SMP Lematang Lestari sebagai penyelenggara mandiri ujian nasional berbasis komputer telah mempersiapkan diri dengan sebaik mungkin baik dari segi hardware, software maupun kepada para peserta didik Kelas IX.

Mudah-mudahan saja dengan dukungan dan doa semua pihak SMP Lematang Lestari beserta peseta didik Kelas IX dapat mengikuti ujian nasional berbasis komputer ini dengan baik, lancar dna memperoleh hasil yang baik pula..

Aamiin.....

Continue reading Simulasi 3 UNBK Gladi Bersih

Kamis, 09 Maret 2017

Pengen Cepat Keluar....??

Setelah mengamati perilaku peserta didik SMP Lematang Lestari mengikuti ujian tengah semester genap 2016/2017, penulis menemukan banyak perilaku peserta ujian. Mulai dari persiapan mereka menghadapi ujian, alat tulis, dan lain-lain.

Namun dari sekian banyak perilaku tersebut yang paling menonjol adalah perilaku mereka yang ingin cepat-cepat keluar dari ruang ujian. Mereka mengerjakan soal ujian berkisar hanya dalam waktu 30 hingga 40 menit saja.

Para guru pengawas ruang ujian sampai kesal dengan perilaku ini karena khawatir dengan hasil yang akan diperoleh peserta didik.

Namun sebaliknya Peserta didik nampaknya tidak memikirkan kegelisahan gurunya..

Apa penyebab hal ini tidak dapat dipastikan. Namun yang jelas ini adalah sebuah hal uang tidak baik. Mereka tidak konsen mengerjakan soal..tidak berusaha keras untuk menjawab soal..

Mungkin kembali lagi kepada pendidikan karakter..bahwa teliti dan berusaha keras adalah sebuah hal yang harus ditanamkan.

Continue reading Pengen Cepat Keluar....??

Rabu, 08 Maret 2017

Siap Menghadapi UTS

Hai siswa junior...
apa kabarnya nih?
wah pasti pada sibuk semua ya mau mempersiapkan UTS matematikanya.

Nah di postingan kali ini, silakan kalian download ya soal latihan UTS nya biar kalian benar benar siap menghadapi UTS. Selamat Belajar!


Download KISI2 KELAS 9.docx from SecuFiles

Download MID MTK GENAP 16.17 kisi - kisi.docx from SecuFiles

Download MID Semester kelas 7 Matematika KISI2.docx from SecuFiles
Continue reading Siap Menghadapi UTS

Senin, 06 Maret 2017

Kisi-kisi Soal TIK MID Semester Genap 2016-2017

Selamat pagi para peserta didik SMP Lematang Lestari semuanya.......

Sekarang kita sudah di bulan Maret, dan segera mengikuti ujian tengah semester atau Mid Test. Silahkan persiapkan diri kalian masing-masing sebaik mungkin agar mendapatkan hasil yang bagus....

Sebagai bahan kalian untuk belajar berikut adalah kisi-kisi soal Teknologi Informasi dan Komunikasi untuk kalian semua..

Untuk yang duduk di kelas IX ...
  1. Mengenal Perangkat Lunak Browser ( Internet Explore, Mozilla Firefox, Chrome)
  2. Cara menggunakan perangkat lunak browser
  3. Jenis-jesnis email Email
  4. Cara Membuat akun email
  5. Cara mengirim email
  6. Cara membalas email
  7. Etika menggunakan email
  8. Pengeritan Mailing List (Milist) 
  9. Cara bergabung di milist
  10. Hal-hal yang perlu diperhatikan untuk bergabung di sebuah milist
  11. Pengertian mensin pencari
  12. Cara menggunakan Mesin Pencari (Google)
  13. Hal-hal yang terdapat dalam tampilan mesin pencari.
Untuk kalian yang masih duduk di kelas VII berikut kisi-kisi soalnya.
  1. Perangkat Keras Komputer (Input, Proses, Output, Media Penyimpanan dan Jaringan) 
  2. Perangkat Lunak Komputer (Jenis-jenis, Nama dan Kegunaan)
Sedangkan kalian yang duduk di kelas VIII berikut kisi-kisi soalnya...
  1. Pengertian perangkat lunak pengolah angka
  2. Manfaat perangkat lunak pengolah angka
  3. Mengenal nama-nama perangkat lunak pengolah angka
  4. Menyebutkan bagian-bagian tampilan perangkat lunak pengolah angka
  5. Menyebutkan tab menu dan ribbon perangkat lunak pengolah angka
  6. Menjelaskan fungsi tab menu dan ribbon perangkat lunak pengolah angka
  7. Menggunakan tab menu dan ribbon perangkat lunak pengolah angka
Silahkan pelajari materi diatas dengan seksama...semoga berhasil.
Continue reading Kisi-kisi Soal TIK MID Semester Genap 2016-2017

Sabtu, 04 Maret 2017

Proktor UNBK

Semenjak ditetapkannya sekolah tempat penulis mengabdikan diri SMP Lematang Lestari sebagai salah satu sekolah yang menyelenggarakan ujian nasional berbasis komputer, banyak persiapan yang dilakukan. Mulai menyiapakan sarana pendukung, baik hardware maupun software dan yang terpenting adalah  menyiapkan mental dan pengetahuan peserta didik dengan sistem ujian nasional yang baru ini.

Penulis sendiri yang ditunjuk sebagai Proktor untuk ujian berbasis komputer ini merasakan beban yang cukup berat, mulai dari harus mengeset ulang laboratorium komputer mulai desain Local Area Network (LAN) sampai dengan aplikasi yang akan digunakan.

Untuk urusan hardware LAN dan komputer yang akan digunakan dengan dukungan penuh dari kepala sekolah dan pihak YPTEL, rasanya penulis tidak terlalu merasa kesulitan, namun pada saat sinkrosnisasi server utama dengan server puspendik kemdikbud adalah saat yang paling menguras energi dan pikiran. Mulai dari beberapa kesalahan pada saat menyiapkan aplikasi sampai dengan harus menghabiskan waktu hingga malam hari menunggu proses download data yang dibutuhkan adalah sebuah pekerjaan yang menjadi beban pekerjaan sebagai proktor.

Kegagalan pada saat sinkronsisi pada tahap simulasi pertama menjadi pelajaran penting. Dengan bekerja tenang dan ikhlas ternyata menjadi kunci keberhasilan pada saat proses sinkronisasi. Rasanya senang pada saat simulasi kedua kemarin semua peserta didik kami dapat mengikutinya dengan lancar dan tertib. Setelah ini pekerjaan masih menanti untuk mempersiapkan tahapan gradi bersih hingga tibanya hari pelaksanaan ujian nasional berbasis komputer pada tanggal 2,3,4 dan 8 Mei 2017 yang akan datang.

Kepada keluarga besar SMP Lematang Lestari mari kita berusaha dan berdoa semoga semuanya dapat kita lalui dan memperoleh hasil yang terbaik. Aamiin..

Continue reading Proktor UNBK

Sabtu, 04 Februari 2017

,

Try Out Ujian Berbasis Komputer

Sejak bergulirnya dan ditetapkannya sekolah kami SMP Lematang Lestari menjadi sekolah penyelenggara ujian nasional berbasis komputer, kami melakukan banyak hal agar perhelatan ini dapat kami lakukan dengan baik dan hasilnya juga baik. 

Persiapan-persiapan yang ditempuh antara lain penyiapan sarana dan prasarana pendukung terutama pada perangkat keras Komputer dan jaringan. Yang kedua adalah persiapan terhadapa peserta didik kelas IX yang akan menempuh ujian tersebut.

Untuk membiasakan diri para peserta didik dengan ujian berbasis komputer, SMP Lematang Lestari mengadakan uji coba (try out) ujian berbasis komputer yang dimulai dari ulangan harian, ujian tengah semester dan ujian semester. Ditambah lagi dengan uji coba dengan bekerja sama dengan pihak ketiga (Primagama).

Dengan banyak melakukan uji coba berbasis komputer, diharapkan peserta didik kelas IX SMP Lemtang Lestari dapat menempuh ujian nasional berbasis komputer dengan baik, tenang, siap mental dan hasil yang dicapai juga baik.




Continue reading Try Out Ujian Berbasis Komputer

Kamis, 15 Desember 2016

Literasi

Hari ini penulis berkesempatan mengikuti workshop kurikulum yang diselenggarakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Muara Enim di SMP Negeri 3 Rambang Dangku. Workshop yang dikuti oleh para kepala sekolah dan dua orang guru dari dua kecamatan, Kecamatan Belimbing dan Rambang Dangku...

Banyak materi workshop yang sudah disiapkan oleh panitia untuk tiga hari pelaksanaannya. Mulai dari penyusan kurikulum dan perangkat pendukungnya. Namun ada satu materi yang penulis anggap cukup menarik untuk disimak adalah tentang Literasi.

Banyak sekali teori, tingkatan, jenis, strategi literasi. Namun ada sebuah puisi yang disampaikan diawal  untuk memahami literasi ini....simak puisinya berikut ini..

Hasrta Untuk Mengubah Diri

Ketika aku masih muda serta 
berpikir bebas dengan khayalanku,
aku bermimpi untuk mengubah dunia

Seiring dengan bertambahnya usia dan kearifanku, 
kudapati bahwa dunia tidak kunnjung berubah, 
maka cita-cita itupun kupersempit
dan kuputuskan untuk hanya mengubah negeriku.
Namun tampaknya itu pun tiada hasilnya.

Ketika usia senja mulai kujelang, 
lewat upaya terakhir yang penuh keputusaan, 
kuputuskan untuk mengubah murid-murid dan keluargaku,
orang-orang yang paling dekat denganku.
Namun alangkah terkejutnya aku,
mereka pun tak kunjung berubah.

Kini, sementara berbaring ditempat tidur menjelang kematianku,
baru kusadari andaikan yang pertama-tama kuubah adalah diriku sendiri,
maka lewat memberi contoh MEMBACA SETIAP HARI sebagai panutan,
mengembangkan LITERASI sebagai pijakan, dan CONTOH BUDI PEKERTI
sebagai teladan mungkin murid-murid dan keluargaku bisa berubah

Berkat inspirasi dan dorongan mereka, 
kemudian aku menjadi mampu memperbaiki negeriku dan siapa tau,
bahkan aku juga bisa mengubah dunia.

(Quote & Published by House of Ideas, 1977)


Continue reading Literasi

Sabtu, 19 November 2016

, , ,

Printer Epson L220 dari Kogtik dan Espon

Akhirnya setelah menunggu kurang lebih tiga minggu, hadiah yang dijanjikan oleh Kogtik dan Epson Indonesia kepada saya sebagai pemenang dari quiz pada saat wokshop e-learning di SMK N 5 Palembang 15 Oktober 2016 tiba di rumah dengan selamat.
Paket printer L220 dikirim dengan jasa kurir dalam negeri ini tiba dengan "packing" yang cukup mantap. Terlihat "packing-nya" menggunakan kayu dan dilapisi dengan plasitik tebal agar tidak goyang dan basah.
Printer Epson L220 ini adalah tipe printer yang multifungsi. Printer ini bisa digunakan untuk mencetak, mengcopy dan scan. Printer dengan sistem tangki tinta ini memiliki spesifikasi lumayan canggih untuk sebuah printer dengan harga dua jutaan rupiah. Berikut spesifikasi printer ini yang saya dapatkan dari website resmi Epson Indonesia

Dengan tibanya printer epson L220 ini dirumah melengkapi jumlah printer saya dirumah, karena sebelumnya saya sudah memiliki dua printer dengan dua merek yang berbeda. Semoga saja dengan hadirnya printer  ini dirumah bisa menambah semangat kerja dan dapat terus berkarya. Terima kasih Epson Indonesia dan terima kasih Komunitas Guru TIK dan KKPI Indonesia. Semoga tetap jaya............

Continue reading Printer Epson L220 dari Kogtik dan Espon

Senin, 17 Oktober 2016

, , ,

Masih Perlukan PR bagi peserta didik ?

Hallo apa kabar bapak ibu guru semuanya.....masih semangat untuk memberikan pelajaran kepada para peserta didik kan ?...

Ok...kali ini saya mencoba menulis sebuah hal yang perlu tindak lanjut dari kita semua..apa itu ? Seperti tertulis di judul tulisan ini, Masih Perlukah PR (Pekerjaan Rumah) bagi peserta didik ?

Pekerjaan rumah sebagaimana kita ketahui sudah ada sejak pendidikan dikenal. Fungsinya adalah agar para peserta didik dapat lebih memperdalam pelajaran yang diberikan. Pekerjaan rumah biasanya diberikan oleh guru untuk diselesaikan di rumah dengan tenggat waktu tertentu.



Nah...dalam kenyataannya pekerjaan rumah ini kadang menjadi beban juga bagi para peserta didik, karena kadang-kadang mereka mendapatkan pekerjaan rumah lebih dari satu pelajaran. Coba bayangkan saja jika setiap hari peserta didik belajar tiga mata pelajaran setiap hari dan semuanya mendapat masing-masing satu pekerjaan rumah, maka beban anak-anak didik kita untuk mengerjakan pekerjaan rumah itu akan terasa cukup berat. Lihat saja di rumah kita masing-masing bagi bapak ibu guru yang punya anak, setiap malam mereka mengerjakan pekerjaan rumah. 

Memang hingga sekarang, pekerjaan rumah masih dianggap sebuah cara agar anak-anak kita dapat lebih mendalami pelajaran di rumah. Pekerjaan rumah juga hingga kini masih menjadi salah satu kriteria penilaian. Tapi coba lihatlah kenyataannya di sekolah bapak ibu guru masing-masing, berapa banyak anak-anak didik kita yang mengerjakan pekerjaan rumah tersebut.

Saya sebagai guru kadang-kadang juga merasa kesal, bila anak-anak didik tidak membuat dan mengerjakan pekerjaan rumah sesuai dengan kesepakatan bersama antara saya dan seluruh anggota kelas. Dari tiga puluhan anggota kelas, paling yang mengerjakan dan menyelesaikan pekerjaan rumah tersebut kurang dari separuhnya, sisanya tidak sama sekali mengerjakan dengan berbagai macam alasan, alasan lupa, belum selesai, bahkan alasan yang paling ekstrimpun yaitu tidak mau mengerjakan disampaikan oleh anak didik.
Saya rasa semua guru pernah mengalami hal ini.

Saya punya rekan seorang guru yang pernah mengajar di sebuah sekolah swasta yang menerapkan fool day school. Dia mengatakan bahwa sekolahnya tidak pernah memberikan pekerjaan rumah kepada anak-anak didiknya. Lalu bagaimana cara mereka belajar ? Beliau menjelaskan bahwa pihak sekolah yang menerapkan foolday school, memulai jam pelajaran pada pukul 07.00 WIB sampai dengan pukul 13.30 WIB untuk kegiatan belajar mengajar secara formal. Mulai pukul 14.00 WIB sampai dengan pukul 16.30 WIB mereka tetap berada di sekolah dan diisi dengan kegiatan pelajaran tambahan yang salah satunya adalah mengerjakan pekerjaan rumah yang telah diberikan oleh guru pada jam pelajaran formal tadi. Jadi anak-anak ketika di rumah tidak lagi dibebani dengan berbagai macam tugas dan pekerjaan rumah.

Saya jadi berpikir, hal seperti diatas memang mungkin bisa terjadi jika sistem belajar yang diterapkan seperti sekolah tempat teman saya diatas. Semua peserta didik dan terutama para orang tua dapat mengerti dan menerima dengan sistem tersebut. Pertanyaannya...bagaimana dengan sekolah-sekolah lain baik yang berstatus negeri maupun swasta, apalagi yang berada di daerah-daerah ?

Memang memberikan pekerjaan rumah memiliki beberapa manfaat kepada anak-anak didik. Diantaranya adalah membuat anak didik lebih paham dan ingat akan pelajaran yang sudah diberikan, menambah waktu belajar, dan memupuk rasa tanggung jawab.

Namun apakah pekerjaan rumah masih efektif untuk mencapai manfaat seperti disebutkan diatas mengingat beban belajar anak-anak kita sekarang yang semakin banyak dan padat masih memerlukan tinjauan lebih lanjut. Kita para guru perlu berinovasi agar pekerjaan rumah yang kita berikan berusaha agar tidak menjadi beban, tetapi menjadi sebuah hal yang menyenangkan. 

Silahkan berkomentar dibawah jika bapak ibu guru ingin menambahkan....


Continue reading Masih Perlukan PR bagi peserta didik ?

Sabtu, 15 Oktober 2016

, , ,

Workshop E-Learning bersama Kogtik

Hari ini Sabtu, 15 Oktober 2016, saya berkesempatan mengikuti workshop e-learning yang diselenggarakan oleh Komunitas guru Tik dan KKPI (KOGTIK) bertempat di SMK N 5 Palembang.

Workshop di kota Palembang ini adalah workshop yang pertama untuk daerah luar pulau Jawa di tahun 2016. Workshop yang diikuti oleh lebih dari seratus orang peserta yang terdiri dari para guru dan dosen dari seluruh sumatera selatan, jambi dan lampung, baik yang sehari-hari mengajar mata pelajaran TIK dan mata pelajaran lainnya. Workshop ini juga support oleh Epson Indonesia.

Sebuah kegembiraan bagi saya, karena di workshop kali ini saya berkesempatan untuk bertemu langsung dengan para pejuang TIK yaitu Bpk. Bambang S, Bpk.Wijaya Kusuma atau Om Jay, Bpk. Tatang, Bpk. Firman, dan yang termuda dan masih lajang Bung Prasojo. Mereka yang selama ini hanya bisa saya dengar dan lihat perjuangannya di media sosial, televisi dan koran. Mereka semua adalah orang-orang yang cerdas dan bersahaja. Mereka yang tanpa kenal lelah dan kenal waktu berjuang agar mata pelajaran TIK dan KKPI masuk kembali dalam kurikulum 2013.
Kembali lagi ke cerita workshop...tema yang diambil kali ini adalah e-learning berbasis ict dengan memanfaatkan aplikasi moodle. Ya..moodle sebuah aplikasi berbasis LMS yang sudah banyak digunakan sebagai alat untuk kegiatan belajar dan mengajar berbasis ICT atau online.

Tapi sebelum workshop e-learning dimulai kami semua para peserta mendengarkan dan melihat paparan dari Om Jay tentang bagaimana kiat beliau memanfaatkan internet sebagai media berkreasi dengan menjadi penulis di blog. Banyak tip dan trik bermanfaat yang disampaikan sehingga beliau menjadi seorang blogger sukses seperti sekarang ini. Intinya adalah fokus setiap hari untuk menulis. Tulis apa saja yang ada didalam benak dan pikiran kita. 

Pada sesi selanjutnya disampaikan oleh Pak Bambang S, sekilas profil Komunitas Guru TIK dan KKPI yang terus berjuang untuk memasukkan kembali mapel TIK dan KKPI kedalam kurikulum 2013. Sudah banyak cara yang dilakukan namun hingga kini perjuangan itu masih berlansung. Semoga dengan kekompakan, perjuangan dan doa kita semua perjuangan ini akan membawa hasil demi generasi penerus, anak-anak indonesia semua.

Workshop dengan tema inti tentang e-learning dipandu oleh Pak Prasojo dan Pak Firman dimulai dengan pengenalan Moodle, struktur user, pembuatan konten dan diakhiri dengan pembuatan soal. Pada sesi ini para peseta diajak langsung untuk mempraktikkan moodle dengan mengakses situs e-learning rakyat yang sudah disiapkan oleh Pak Onno W Purbo melalui http://lms.onnocenter.or.id/moodle.
Pada sesi praktik mengunakan moodle ini dapat diikuti oleh peserta dengan baik dengan menggunakan komputer atau perangkat gadget lainnya. Karena memang tujuan akhir dari e-learning adalah kegiatan belajar mengajar dapat dilakukan dengan perangkat TIK dari mana saja dan kapan saja tanpa terikat jarak dan waktu.

Pada akhir sesi dilakukan tes bagi semua peserta yang dapat menggunakan moodle untuk membuat sebuah konten pelajaran dan membuat soal dengan cepat dan benar. Kali ini saya berhasil melakukannya dengan baik, cepat dan benar. Sehingga saya dinyatakan sebagai pemenang dan berhak mendapatkan sebuah printer Epson senilai Rp 2,5 juta. Sebuah kebanggaan dan kegembiraan bagi saya. Terima kasih Kogtik. Terima kasih Epson.
Continue reading Workshop E-Learning bersama Kogtik